Bersih-bersih di halaman rumah, pagi menyapu daun-daunan. Sore harinya aku membakar sampah yang terkumpul.
Nah saat itulah aku melihat dia lewat di jalan. Tidak seperti biasanya, kali ini dia melihat kearahku juga. Emm. Tapi aku sedikit ragu apakah dia benar melihat kearahku atau melihat kabut asap yang ada di depanku. Tapi apapun yang dia lihat itu.....tidak penting (sebenarnya penting juga sih) tapi ada yang lebih penting, yaitu aku bisa melihat kedua matanya. Kenapa aku paling suka melihat matanya? Karena aku sangat suka melihat cara dia memandang. Entah kenapa saat melihat cara dia memandang apa lagi memandang ke arahku aku merasa tentram.
Sebenarnya ada satu pertemuanku dengan dia yang tidak mungkin ku lupakan.
No comments:
Post a Comment